Rabu, 21 Desember 2016

Pengertian Jurnal serta Jenis-jenisnya

https://psihlw117a8.files.wordpress.com/2014/10/ilustrasi-jurnal.jpg
Dalam dunia akuntansi kita mengenal istilah jurnal, apa yang pertama kali terbesit di benak teman-teman ketika mendengar satu kata ini? Jurnal dapat didefinisikan sebagai formulir khusus yang dipakai untuk mencatat setiap transaksi secara kronologis menurut nama akun dan jumlah yang harus di debet atau di kredit. Jurnal merupakan catatan pertama yang dibuat dalam siklus akuntansi. Jurnal terdiri dari dua jenis:
1.      Jurnal Umum
Jurnal umum merupakan suatu catatann informasi perusahaan mengenai transaksi yang telah terjadi pada suatu tanggal tertentu, jurnal umum ini biasanya banyak dipakai semua perusahaan baik perusahaan dagang, perusahaan jasa, maupun perusahaan industri.
Sistematika penulisan Jurnal Umum ini dapat dijelaskan sebagai berikut:

(1)   Halaman
(2)   Tanggal
(3)   Keterangan
(4)   Ref
(5)   Debet
(6)   Kredit










Keterangan:
1)      Halaman
Referensi informasi yang dicatat pada rekening/akun di buku besar. Jika suatu rekening/akun mempunyai referensi 1, berarti sumber pencatatan tersebut terdapat pada buku jurnal halaman 1.
2)      Tanggal
Diisi dengan tanggal terjadinya transaksi secara kronologis. Pada kolom tanggal ini harus dicatat pada tiap-tiap transaksi secara kronologis.
3)      Keterangan
Elemen penting yang menampung nama-nama akun/rekening yang terkait delam suatu transaksi sekaligus pengelompokkannya dalam debet atau kredit yang sesuai.
4)      Referensi (Ref.)
Digunakan untuk menampung informasi mengenai rekening yang terkait dengan transaksi yang baru dicatat. Kolom referensi diisi dengan nomor rekening atau check maark (v) setelah transaksi tersebut sudah diposting kedalam buku besar.
5)      Debet dan Kredit
Digunakan untuk menampung jumlah rupiah transaksi. Rekening yang didebet ditulis jumlah rupiahnya pada kolom debet. Sedangkan rekening yang dikredit rupiahnya dicatat pada kolom kredit.
Nah, agar teman-teman nggak bingung penulis akan menyajika beberapa akun yang harus di debet dan di kredit ketika bertambah maupun berkurang nominalnya.
Nama Akun
Debet
Kredit
Saldo Normal
Harta (Asset)
+
-
Debet
Hutang (Liability)
-
+
Kredit
Modal (Equity)
-
+
Kredit
Pendapatan (Revenue)
-
+
Kredit
Beban (Expense)
+
-
Debet
Prive (Drawing)
+
-
Debet
Terus teman-teman juga harus tau bagaimana tata cara yang bener dalam pencatatan transaksi ke dalam jurnal umum, pertama teman-teman harus memperhatikan bahwa akun yang di debet dicatat lebih dahulu di tepi kiri, lalu akun yang dikredit dicatat kemudian dan agak menjorok ke kanan. Nah, begitulah sedikit tentang jurnal umum, kita lanjuuut ke jurnal khusus nih teman-teman, perhatikan baik-baik ya!
2.      Jurnal Khusus
Jurnal khusus jurnal yang secara khusus digunakan untuk mencatat transaksi sejenis yang terjadi berulang-ulang. Prinsip pendebetan dan pengkreditan Jurnal Khusus pada dasarnya sama dengan yang dilakukan pada Jurnal Umum, perbedaannya akun-akun pada Jurnal Khusus dibuat berkelompok.
Penulis akan menjelaskan sistematika beserta apa saja sih yang termasuk dalam jurnal khusus.
Format jurnal khusus:
Halaman
Tanggal
Keterangan
Ref.
Debet
Kredit











Macam-macam Jurnal Khusus:
a.       Jurnal Pembelian
Berfungsi sebagai tempat mencatat transaksi pembelian barang secara kredit.
b.      Jurnal Pengeluaran Kas
Befungsi sebagai tempat mencatat semua transaksi pengeluaran kas.
c.       Jurnal Penjualan
Berfungsi sebagai tempat mencatat transaksi penjualan barang dagangan atau jasa secara kredit.
d.      Jurnal Penerimaan Kas
Berfungsi sebagai tempat mencatat semua transaksi penerimaan kas.

3.      Jurnal Penyesuaian
Jurnal Penyesuaian merupakan jurnal yang dibuat pada akhir periode untuk menyesuaikan saldo-saldo perkiraan (akun) agar menunjukkann keadaan sebenarnya sebelum penyusunan laporan keuangan. Format pencatatannya tak jauh berbeda dengan jurnal umum.

4.      Jurnal Penutup
Jurnal penutup merupakan ayat jurnal yang dibuat pada akhir periode akuntansi untuk menutup rekening-rekening nominal/sementara. Akibat penutupan ini maka rekening-rekening pada awal periode akuntansi berikutnya saldonya nol.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Recent Posts

Unordered List

Text Widget

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

About Me

Foto Saya
Dewi Oktavia
Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
Lihat profil lengkapku

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

About Me

Unordered List

Like Us

About Me

Advertisement

Most Popular

LATEST POSTS