Kamis, 22 Desember 2016

Pengertian Buku Besar

Hai, hai selamat pagi teman-teman. Pagi ini penulis akan sedikit memberikan informasi mengenai teori dasar dalam ilmu akuntansi, apa itu ? Buku Besar, dalam siklus akuntansi, kita mengenal adanya suatu buku besar. Buku besar dapat diartikan sebagai buku utama dalam pencatatan transaksi keuangan yang mengkonsolidasikan masukan dari semua jurnal akuntansi. Buku besar merupakan dasar dalam membuat laporan laba rugi serta neraca.


Fungsi dari buku besar itu sendiri dapat diuraikan sebagai berikut:
1.      Sebagai dasar dalam penyusunan ikhtisar laba rugi dan laporan keuangan
2.      Sebagai tempat mencatat transaksi kedua setelah jurnal
3.      Sebagai tempat untuk mencatat transaksi yang telah digolongkan pada setiap akunnya
4.      Untuk melihat informasi sementara saldo dari tiap-tiap rekening
5.      Sebagai tempat pencatatan terakhir dalam menyusun jurnal penutup untuk menutup setiap akun yang dibutuhkan

Buku besar itu sendiri sebenarnya dapat dibagi menjadi beberapa golongan, biasanya terdapat buku besar umum yang biasanya sering kita gunakan untuk memposting dari jurnal. Buku besar yang lain yakni buku besar piutang dan buku besar hutang. Kedua buku besar ini tujuannya hanya untuk mempermudah dalam menyajikan informasi mengenai daftar piutang dan hutang perusahaan saja. Selain itu buku besar hutang da buku besar piutang ini berisi daftar nama perusahaan yang bersangkutan denga hutan piutang perusahaan kita. Kalau buku besar umum yang biasa kita jumpai berisikan nama-nama akun yang dibutuhkan. Terdapat beberapa bentuk buku besar dalam dunia akuntansi. Diantaranya sebegai berikut:
1.      Bentuk Scontro
Bentuk scontro adalah bentuk sebelah menyebelah atau berbentuk dua kolom. Berikut formatnya:

Nama Akun:                                            Kode Akun:
Tgl
Uraian
Ref
Jumlah
Tgl
Uraian
Ref
Jumlah

































2.      Bentuk Staffel
Bentuk staffel ialah buku besar yang biasa juga disebut dengan buku besar 4 kolom dikenalnya bentuk saldo rangkap karena terdiri dari saldo debet dan kredit. Berikut formatnya:

Nama Akun:                                                                      Kode Akun:
Tgl
Uraian
Ref
Debet
Kredit
Saldo
Debet
Kredit


















3.      Bentuk T
Bentuk T merupakan buku besar yang berbentuk menyerupai huruf T dengan sisi kiri untuk pemindahbukuan sebelah debet sedangkan sisi kanan untuk kredit. Berikut formatnya:

D                                                               Nama Akun                                                   K












4.      Bentuk Saldo Tunggal
Bentuk saldo tunggal adalah buku besar berbentuk staffel dengan saldo tunggal. Berikut formatnya:

Nama Akun:                                                          Kode:
Tanggal
Uraian
Ref
Debet
Kredit
D/K
Saldo


























Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Recent Posts

Unordered List

Text Widget

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Text Widget

About Me

Foto Saya
Dewi Oktavia
Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
Lihat profil lengkapku

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

About Me

Unordered List

Like Us

About Me

Advertisement

Most Popular

LATEST POSTS