Hai, hai selamat pagi teman-teman. Pagi ini penulis akan
sedikit memberikan informasi mengenai teori dasar dalam ilmu akuntansi, apa itu
? Buku Besar, dalam siklus akuntansi, kita mengenal adanya suatu buku besar.
Buku besar dapat diartikan sebagai buku utama dalam pencatatan transaksi
keuangan yang mengkonsolidasikan masukan dari semua jurnal akuntansi. Buku besar
merupakan dasar dalam membuat laporan laba rugi serta neraca.
Fungsi
dari buku besar itu sendiri dapat diuraikan sebagai berikut:
1.
Sebagai dasar dalam penyusunan ikhtisar laba rugi dan
laporan keuangan
2.
Sebagai tempat mencatat transaksi kedua setelah jurnal
3.
Sebagai tempat untuk mencatat transaksi yang telah
digolongkan pada setiap akunnya
4.
Untuk melihat informasi sementara saldo dari tiap-tiap
rekening
5.
Sebagai tempat pencatatan terakhir dalam menyusun jurnal
penutup untuk menutup setiap akun yang dibutuhkan
Buku besar itu sendiri sebenarnya dapat dibagi menjadi beberapa golongan,
biasanya terdapat buku besar umum yang biasanya sering kita gunakan untuk
memposting dari jurnal. Buku besar yang lain yakni buku besar piutang dan buku
besar hutang. Kedua buku besar ini tujuannya hanya untuk mempermudah dalam
menyajikan informasi mengenai daftar piutang dan hutang perusahaan saja. Selain
itu buku besar hutang da buku besar piutang ini berisi daftar nama perusahaan
yang bersangkutan denga hutan piutang perusahaan kita. Kalau buku besar umum
yang biasa kita jumpai berisikan nama-nama akun yang dibutuhkan. Terdapat beberapa
bentuk buku besar dalam dunia akuntansi. Diantaranya sebegai berikut:
1.
Bentuk Scontro
Bentuk scontro adalah bentuk
sebelah menyebelah atau berbentuk dua kolom. Berikut formatnya:
Nama Akun: Kode Akun:
Tgl
|
Uraian
|
Ref
|
Jumlah
|
Tgl
|
Uraian
|
Ref
|
Jumlah
|
||
2.
Bentuk Staffel
Bentuk staffel ialah buku besar
yang biasa juga disebut dengan buku besar 4 kolom dikenalnya bentuk saldo
rangkap karena terdiri dari saldo debet dan kredit. Berikut formatnya:
Nama Akun: Kode
Akun:
Tgl
|
Uraian
|
Ref
|
Debet
|
Kredit
|
Saldo
|
||
Debet
|
Kredit
|
||||||
3.
Bentuk T
Bentuk T merupakan buku besar yang berbentuk menyerupai huruf T dengan sisi
kiri untuk pemindahbukuan sebelah debet sedangkan sisi kanan untuk kredit. Berikut
formatnya:
D Nama
Akun K
4.
Bentuk Saldo Tunggal
Bentuk saldo tunggal adalah buku besar berbentuk staffel dengan saldo
tunggal. Berikut formatnya:
Nama Akun: Kode:
Tanggal
|
Uraian
|
Ref
|
Debet
|
Kredit
|
D/K
|
Saldo
|
|

0 komentar:
Posting Komentar