Selamat sore teman-teman. Bagaimana dengan Jurnal Umum
yang baru saja penulis bahas? Kalau yang jurnal umum biasanya untuk perusahaan
jasa. Kalo ini, jurnal Khusus untuk Perusahaan Dagang. Berbeda dengan Jurnal
Umum, Jurnal Khusus terdapat beberapa, ada 4 diantaranya:
1.
Jurnal
Pembelian - Untuk mencatat semua transaksi yang dibayar secara krdit.
2.
Jurnal
Pengeluaran Kas- Untuk mencatat transaksi yang berhubungan dengan kas keluar
3.
Jurnal
Penjualan - Untuk mencatat transaksi penjualan secara kredit
4.
Jurnal
Penerimaan Kas - Untuk mencatat transaksi yang berhubungan dengan kas masuk
Lalu, jika terjadi penjualan serta pembelian pasti
terdapat transaksi yang namanya Retur. Retur atau biasa disebut dengan
pengembalian barang karena cacat atau rusak. Nah, jika ada kasus Retur atau
pengembalian baik Retur Penjualan maupun Retur Pembelian maka transaksi harus
dicatat dalam Jurnal Umum. Meskipun Jurnal Umum biasanya untuk Perusahaan Jasa,
namun tidak menutup kemungkinan bahwa Perusahaan Dagang tidak boleh menggunakannya.
Biasanya Jurnal Umum hanya dikhususkan untuk transaksi semacam Retur. Jika
terjadi transaksi pengambilan prive, pembayaran beban maka akan mempengaruhi
Jurnal Pengeluaran Kas karena berkaitan dengan kas keluar.
Kemudian, jika Jurnal Umum akan diposting ke dalam Buku
Besar Umum. Tapi kalau Jurnal Khusus akan diposting ke Buku Besar Umum, Buku
Besar Pembantu Hutang (karena berkaitan dengan pembelian secara kredit), serta
Buku Besar Pembantu Piutang (karena berkaitan dengan penjualan secara kredit).
Aduh, perusahaan Dagang lebih ribet yaa, ya memang itulah akuntansi ribet
karena covernya saja. kalau teman-teman sudah paham pasti akan sangat mudah
mengerjakannya. Untuk lebih jelasnya mari tema-teman perhatikan beberapa
transaksi di bawah ini yaa.
Suatu Perusahaan Dagang milik Tn. Bambang AP yang diberi
nama “TOKO MITRA” pada bulan Juli melakukan beberapa transaksi. Diantaranya:
1.
Pada
tanggal 3 Juli 2016 melakukan pembelian barang dagangan kepada Toko “Puspita”
secara kredit Rp. 4.200.000 dengan No. Faktur P-113
2.
Pada
tanggal 4 Juli 2016 melakukan pembelian barang dagangan kepada PD. SERAYU dengan
nomor Faktur R-235 sebesar Rp. 3.400.000
3.
Pada
tanggal 5 Juli 2016 membayar gaji karyawan sebesar Rp. 3.400.000
4.
Pada
tanggal 6 Juli 2016 membayar Hutang Bank sebesar Rp. 1.800.000 beserta bunga
sebesar 20%
5.
Pada
tanggal 7 Juli 2016 membayar Hutang Dagang atas pembelian dalam Faktur P-113
Dari transaksi diatas maka poin nomor 1 dan 2 akan
dicatat dalam jurnal pembelian sedangkan poin 3 dan 4 akan dicatat dalam Jurnal
Pengeluaran Kas
Berikut Jurnalnya:
Jurnal
Pembelian
Tgl
|
No. Faktur
|
Kreditur
|
Ref
|
DEBET
|
KREDIT
|
Pembelian
|
Hutang Dagang
|
||||
3
|
P-113
|
Toko “Puspita”
|
Rp 4,200,000
|
Rp 4,200,000
|
|
4
|
R-235
|
PD. SERAYU
|
Rp 3,400,000
|
Rp 3,400,000
|
Jurnal
Pengeluaran Kas
Tgl
|
No.
Bukti
|
Keterangan
|
Ref
|
DEBET
|
KREDIT
|
|
Serba-Serbi
|
Hutang Dagang
|
Kas
|
||||
5
|
Beban Gaji
|
Rp 3,400,000
|
-
|
Rp 3,400,000
|
||
4
|
Hutang Bank
|
Rp 1,500,000
|
-
|
Rp 1,800,000
|
||
Beban Bunga
|
Rp 300,000
|
|||||
7
|
Toko “Puspita”
|
-
|
Rp 4,200,000
|
Rp 4,200,000
|
||
6.
Pada
tanggal 12 Juli 2016 Dijual barang dagangan dengan No. Faktur K-110 kepada PD.
Simpang Jaya sebesar Rp. 6.600.000
7.
Pada
tanggal 15 Juli dijual barang dagangan dengan No. Faktur K-111 kepada PD. Aryani
Putra Rp. 5.700.000
8.
Pada
tanggal 20 Juli 2016 menerima Rp. 4.300.000 dari PD. Aryani Putra sebagai
cicilan hutang dagang pada penjualan dalan No. Faktur K-111
9.
Pada
tanggal 26 Juli 2016 menerima pelunasan hutang dari PD. Simpang Jaya atas penjualan
No. Faktur K-110
10. Pada tanggal 27 Juli 2016 menjual barang dagangan secara
tunai Rp. 7.000.000
Dari transaksi diatas dapat dibuat Jurnal Penjualan atas
poin ke 6 dan 7. Sedangkan poin ke 8 dan 9 dicatat dalam Jurnal Penerimaan Kas
karena berkaitan dengan kas masuk. Berikut Pencatatat Jurnalnya:
Jurnal
Penjualan
Tgl
|
No. Faktur
|
Debitur
|
Ref
|
DEBET
|
KREDIT
|
Piutang Dagang
|
Penjualan
|
||||
12
|
K-110
|
PD. Simpang
Jaya
|
Rp 6,600,000
|
Rp 6,600,000
|
|
15
|
K-111
|
PD. Aryani
Putra
|
Rp 5,700,000
|
Rp 5,700,000
|
Jurnal
Penerimaan Kas
Tgl
|
No.
Bukti
|
Keterangan
|
Ref
|
DEBET
|
KREDIT
|
|
Kas
|
Penjualan
|
Piutang Dagang
|
||||
20
|
PD. Aryani
Putra
|
Rp 4,300,000
|
-
|
Rp 4,300,000
|
||
26
|
PD. Simpang
Jaya
|
Rp 5,700,000
|
-
|
Rp 5,700,000
|
||
27
|
Penjualan
tunai
|
Rp 7,000,000
|
Rp 7,000,000
|
-
|
||
11. Pada tanggal 28 Juli 2016 terjadi Retur Penjualan kepada
PD Simpang Jaya atas Faktur K-110 Rp. 600.000
12. Pada tanggal 29 Juli 2016 terjadi Retur Pembelian dari PD
Serayu atas faktur R-235 Rp. 570.000
Dari kedua transaksi ini akan mengakibatkan perubahan
pada rekening retur penjualan dan retur pembelian serta hutang dagang dan
Piutang Dagang. Berikut Pencatatan Jurnalnya:
Jurnal Umum
Tgl
|
Keterangan
|
Ref
|
DEBET
|
KREDIT
|
|
28
|
Hutang Dagang
|
Rp
600,000
|
-
|
||
Retur Penjualan
|
-
|
Rp
600,000
|
|||
29
|
Retur Pembelian
|
Rp 570,000
|
-
|
||
Piutang dagang
|
-
|
Rp 570,000
|
|||
Nah, itulah penyusunan jurnal khusus dalam Peerusahaan Dagang. Untuk info lebih lanjut, atau teman-teman masih merasa bingung, ada yang perlu ditanyakan silahkan masukkan pertanyaan teman-teman pada kolom komentar. Terima Kasih

0 komentar:
Posting Komentar